Masjid Terapung An-Nur, Destinasi Wisata Religi di Maumere NTT

Maumere tak hanya mempunyai pantai-pantai yang eksotis, wisata budaya tenun ikat, maupun kuliner ikan kuah asam yang dapat menggoyang lidah. Destinasi wisata dapat menjadi salah satu hal penting dalam mencari kesenangan, apalagi ketika anda bermain slot. Permainan slot yang seru dapat dimainkan agar tercapainya kesenangan dalam diri anda. Segera mainkan dan dapatkan keberuntungannya!

Ibu kota Kabupaten Sikka, tepatnya Nusa Tenggara Timur (NTT) itu juga mempunyai destinasi wisata rohani yang memukau. Terlebih, para warganya sudah sejak berabad-abad silam hidup dengan bertoleransi.

Salah satu destinasi wisata religi yang bisa untuk dikunjungi merupakan masjid terapung An-Nur.

Warga Kampung Wuring Shalat Tarawih Di Atas Laut

Masjid terapung An-Nur sendiri berada tepat di atas laut perkampungan dari nelayan Wuring, tepatnya Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Sikka.

Masjid ini sekaligus merupakan penanda bahwa orang-orang Flores, khususnya di Maumere ini, telah membangun jalinan persahabatan dengan para pedagang yang berasal dari kerajaan Gowa Makassar dan pedagang Gujarat.

Persaudaraan yang kental antar warga Maumere dapat kita lihat apabila saat mengunjunginya.

Adapun dengan masjid terapung An-Nur berada pada tengah geliat arus perdagangan dari Pantai Utara Flores.

Di Wuring, tak ada lagi cerita mengenai orang pendatang maupun orang asli. Warga meyakini, semua merupakan orang Maumere.

Mesjid terapung juga menjadi simbol bagi orang-orang Maumere dalam menghargai sesama warga yang beragama Islam di tengah mayoritas warga yang diketahui beragama Katolik.

Melansir Kompas.com, di mana sudah mengunjungi masjid terapung An-Nur, pada Rabu, 13 April 2022.

Muhammad (54) selaku warga setempat menuturkan, bahwa masjid terapung An-Nur ini dibangun secara swadaya bagi para warga Kampung Nelayan Wuring pada 2012.

Konon, ibu-ibu di Kampung Wuring ini yang sebelumnya menginisiasi untuk dapat membangun mushola.

“Namun tidak bertahan lama. Mushola roboh akibat diterjang ombak,” ujarnya.

Warga kemudian bekerja sama untuk bisa membangun masjid terapung yang di mana jaraknya sekitar 30 meter dari mushola yang kala itu roboh tersebut.

Masjid ini ditopang menggunakan 99 tiang penyangga yang melambangkan dari Asmaul Husna, yakni nama-nama baik Allah.

Sementara itu, tiang utama pada bagian dalam masjid berjumlah empat, melambangkan dari empat sahabat Nabi Muhammad SAW.

Tatkala itu, terdapat juga lima relief pada dindingnya yang melambangkan dari lima waktu shalat. Destinasi wisata dapat menjadi salah satu hal penting dalam mencari kesenangan, apalagi ketika anda bermain slot. Permainan slot yang seru dapat dimainkan agar tercapainya kesenangan dalam diri anda. Segera mainkan dan dapatkan keberuntungannya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.