Tag Archives: visa on arrival

7 Turis Asing Gunakan Visa on Arrival Pada Hari Pertama Penerapan di Bali

Menurut informasi ada tujuh wisatawan mancanegara (wisman) yang telah menggunakan Visa on Arrival (VoA) khusus untuk wisata pada hari pertama penerapannya di Bali, pada Senin tanggal 7 Maret 2022.

Mengutip Antara, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM, Jamaruli Manihuruk menyebutkan bahwa, “Sampai penerbangan terakhir hari ini, sudah ada total tujuh WNA (warga negara asing) yang menggunakan VoA dengan rincian penumpang SQ938 untuk satu penumpang, begitupun juga pada penumpang TR288 yang berjumlah enam penumpang”.

Sebelum Liburan ke Negara Bebas Visa, Ini 5 Hal yang Harus Diketahui  Tentang Visa on Arrival - Tribunnews.com Mobile

Dikutip dari Kompas, pada Sabtu 5 Maret 2022, VoA sudah berlaku untuk pengguna yang melakukan perjalanan luar negeri (PPLN) dari 23 negara, diantaranya Australia, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Belanda, Perancis, Qatar, Jepang, Korea Selatan, Kanada, Italia, Selandia Baru, maupun Turki.

Tatkala itu, termasuk juga Uni Emirat Arab (UEA), Malaysia, Thailand, Singapura, Brunei Darusalam, Vietnam, Laos, Myanmar, Kamboja, maupun Filipina. Dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Oleh karena itu, Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada saat itu, Kurleni Ukar, menyampaikan bahwa jumlah dari negara asal tersebut bisa berubah.

VOA and Immigration | Exclusively Bali

Melansir Kompas, pada Sabtu, Kurleni Ukar menuturkan bahwa, “Nanti (daftar negara) akan segera dievaluasi setelah berjalan. Mungkin bisa berkurang atau bertambah, .

Hal lainnya untuk VoA khusus wisata berbeda dengan visa kunjungan wisata, beberapa diantaranya seperti lama waktu tinggal maupun syarat pengajuan.  Dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Beberapa syarat pengajuan VoA khusus wisata, di antaranya adalah paspor yang berlaku minimal dalam enam bulan terakhir, serta adanya tiket kembali atau tiket terusan untuk melanjutkan perjalanan ke negara lain.